Selasa, 06 November 2012

Kepada Seorang Bapak di Perempatan


Ada peluit diantara bibir yang sudah gelap itu
Menghantam peluit tangan keatas
Menghantam peluit tangan keatas

Menanti sebuah pahlawan dibalik uang kertas
Atau memang pantas dengan uang receh

Tajam ke kanan tengok ke kiri
Lampu kendaraan yang membuat sakit
Serangan bertubi dari matahari
Membakar lapisan teratas dari kulit

Terlihat tinggi dia merendah
Terlalu menganggap raja atau ratu
Kepada bapak sabarlah
Bapak mulia atas pejabat keparat itu


Adyra Aradea
Cimahi, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar